Ini adalah mengenai nilai kasih ibu dari seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertuliskan sesuatu. Si Ibu segera membersihkan tangan lalu menerima kertas yang diberikan oleh si Anak dan membacanya.
”Ongkos upah membantu ibu:
1. Membantu pergi ke warung : Rp. 20.000
2. Menjaga adik: Rp. 20.000
3. Membuang sampah: Rp. 5.000
4. Membereskan tempat tidur: Rp. 10.000
5. Menyiram tanaman: Rp. 15.000
6. Menyapu halaman: Rp. 15.000
Total: Rp. 85.000”
Selesai membaca, si Ibu tersenyum memandang si Anak yang raut wajahnya mulai berbinar. Si Ibu lalu mengambil pena dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.
“1. Ongkos mengandungmu selama 9 bulan: GRATIS
2. Ongkos berjaga malam karena menjagamu: GRATIS
3. Ongkos airmata yang menetes karenamu: GRATIS
4. Ongkos khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu: GRATIS
5. Ongkos menyediakan makan, minum, pakaian & keperluanmu: GRATIS
Total keseluruhan Nilai Kasihku GRATIS”
Airmata si Anak berlinang setelah membaca. Si Anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, "Aku sayang ibu" . Kemudian si Anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: “TELAH DIBAYAR”
kisah ini kuperolaeh dari FB-ku dan aku tersentuh teringat ibuku yang di Jumapolo. Aku sayang ibu maafkan aku belum bisa membahagiakanmu
Nilai kasih sayang ibu
Ternyata
Wow ternyata blog ini masih aktif . entah setelah sekian lama aku tidak membukanya. bahkan passwornya aku sampai lupa.
Ujian Praktek
Mulai hari ini, kamis 5 maret 2009 sampai dengan selasa 10 maret 2009 anak-anak kelas 3 SMK St. Mikael melakukan ujian praktek kimia. Ada yang membuatku senang ketika mereka membakar pita magnesium dan tidak menyala. uih mereka mengulangnya dan mengampelas dengan teliti. Senag melihat sikap pantang menyerah mereka. SEmoga tidak hanya saat ini tapi sikap ini mereka bawa terus.
bahagia dan kecewa
Ternyata tidak semua kemajuan teknologi itu membawa kebaiakan. Kiranya itu yang kurasakan sekarang. Aku sedang kecewa dengan facebookku. sekarang aku ingin lebih konsen ke penyusunaan bahan mengajarku yang terbengkalai. Harapan dan mimpiku bulan mei selesai. Kuyakin Tuhan Yesus akan membantuku. Amin





